Hukum MengQadha atau Mengganti Shalat Sunnah Rawatib dan Lainnya

Hukum MengQadha atau Mengganti Shalat Sunnah Rawatib dan Lainnya


Seseorang yang mempunyai hutang salat fardhu karena lupa atau lalai, maka sudah barang tentu dia berkewajiban meng-qadha'-inya (menggantinya). Berbeda dengan shalat sunnah yang memang hukum mengerjakannya sunnah sehingga tidak wajib menggantinya seperti shalat sunnah rawatib, shalat hari raya, shalat dhuha dan lain-lain.

Apa itu shalat sunnah rawatib?
Shalat sunnah rawatib adalah shalat sunnah yang mengekor terhadap shalat wajib 5 waktu, seperti shalat sunnah sebelum dan sesudah shalat dzuhur.

baca juga: Wajibkah mengganti shalat setelah dibius

Lalu bagaimana hukum meng-iqadha (mengganti) shalat sunah Rawatib tersebut?

Jawaban : Sunah menurut pendapat al-Azhar karena memang hukum shalatnya sunnah.

وينذب قضاء نفل مؤقت اذا فات كالعيد والرواتب والضحى (قوله وينذب قضاء نفل مؤقت) اي على الاظهر (فتح المعين, 88)

Referensi: Fath al-Mu'in, halaman 88

Bagikan ke:

You Might Also Like: