Bolehkah Mengganti Barang atau Benda Nadzar Dengan Uang atau Lainnya?

Bolehkah Mengganti Barang atau Benda Nadzar Dengan Uang atau Lainnya?


Bolehkah Mengganti Barang atau Benda Nadzar Dengan Uang atau Lainnya?. Ada pasangan suami istri yang sudah beberapa tahun tidak dikaruniai anak, kemudian mereka bernadzar (berjanji) akan menyumbangkan 50 sak semen kepada panitia pembangunan mushalla apabila mereka dikaruniai anak oleh Allah SWT.

Setelah beberapa lama, ternyata mereka betul-betul dikaruniai anak. Pada waktu mereka mau membayar nadzarnya, panitia menolak menerima dengan alasan karena semen sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan pembangunan. Kemudian melalui kesepakatan bersama, semen tersebut diminta uangnya seharga 50 sak semen.

Pertanyaan
Bolehkan mengganti benda nadzar dengan uang atau benda lainnya sebagaimana deskripsi diatas?

Jawaban
Menurut madzhab Syafi’iyah tidak boleh

I’anah al-Thalibin, juz II hal 367-368
Kifayah al-Akhyar, juz II hal 253

Pertanyaan
Adakah kalangan Syafi’iyah lainnya atau madzhab lain yang memperbolehkan nadzir (orang yang bernadzar) mengganti dengan uang atau benda lain atau mengalihkan kepada panitia / orang lain?

Jawaban
Menurut Syafi’iyah, muhawirin tidak menemukan nash yang memperbolehkan. Sedangkan menurut Hanafiyah, boleh dengan syarat nilainya harus sama dengan apa yang disebutkan nadzir dalam akad.

Al-Fiqh ala Madzahib al-Arba’ah, juz II hal 140

Pertanyaan
Bolehkan panitia / penerima yang telah menerima benda nadzar menjual atau mengganti dengan benda lain?

Jawaban
Menurut madzhab Syafi’iyah tidak boleh

Mughni al-Muhtaj, juz IV hal 469

Referensi hasil keputusan bahtsul masail PCNU Pamekasan

Bagikan ke:

You Might Also Like: